TEKNIK GEOFISIKA
Apasih Teknik Geofisika itu ?
Saat mendengar kata geofisika, mungkin yang terbayang di benak kalian adalah kebencanaan (Gempa bumi, tsunami dll) , seperti yang biasa terdengar dalam BMKG,. Pemikiran seperti itu tidaklah salah, hanya saja pemikiran seperti itu hanya pecahan kecil dalam Geofisika itu sendiri.
Secara bahasa, Geofisika berasal dari kata Geo dan Fisika. Jadi Geofisika itu merupakan ilmu yan menerapkan prinsip-prinsip fisika untuk mengetahui dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan bumi.
Sementara itu, Teknik Geofisika adalah disiplin ilmu yang memperlajari fisik bumi di bagian dalam menggunakan metode dan teknik fisika serpti gelombang gempa, gravitasi, magnet bumi dan sebagainya. Penggunaan dari Teknik Geofisika diantaranya untuk mengidentifikasi serta menentukan baik secara kualitatif dan kuantitatif seberapa besar sumber daya bumi yang dapat dimanfaatkan oleh manusia.
Secara garis besar, Ilmu Teknik Geofisika dibagi menjadi empat bidang studi. Antara lain Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi, Geothermal, Bahan Tambang atau Mineral Ekonomis, dan Mitigasi Bencana Alam. Terbatasnya jumlah lulusan Teknik Geofisika di Indonesia membuat lulusan jurusan ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan nasional dan internasional yang bergerak di bidang perminyakan, pertambangan, geothermal, seismologi, lingkungan, dan mitigasi bencana.
Apa aja yang dipelajari di Teknik Geofisika ?
Pada Teknik Geofisika , mahasiswa diharapkan agar bisa menguasai bidangnya untuk keperluan yang diaplikasi dalam masyarakat luas, seperti halnya eksplorasi sumber daya alam ( mineral, minyak dan gas bumi, serta air tanah ) , melakukan pemetaan, mitagasi bencana kebumian (gempa bumi, letusan gunung api , dll ) , melakukan monitoring terhadap lingkungan hidup, perencanaan pengembangan wilayah serta geotechnical engineering.
Metode-Metode Geofisika
Secara umum, metode geofisika dibagi menjadi dua kategori yaitu metode pasif dan aktif. Metode pasif dilakukan dengan mengukur medan alami yang dipancarkan oleh bumi. Metode aktif dilakukan dengan membuat medan gangguan kemudian mengukur respons yang dilakukan oleh bumi. Medan alami yang dimaksud disini misalnya radiasi gelombang gempa bumi, medan gravitasi bumi, medan magnetik bumi, medan listrik dan elektromagnetik bumi serta radiasi radioaktivitas bumi. Medan buatan dapat berupa ledakan dinamit, pemberian arus listrik ke dalam tanah, pengiriman sinyal radar dan lain sebagainya.
1. Metode Gravitasi (metode gayaberat)
2. Metode Magnetik
3. Metode Seismik
4. Metode Geolistrik
5. Metode Elektromagnetik